Mengolah Pakan Ternak dari Ampas Kelapa



NadienFarm – Pakan merupakan komponen penting dalam industri peternakan. Bahkan dari berbagai kajian, kebutuhan pembelian pakan mencapai 70% dari total biaya produksi industri peternakan. Oleh karenanya, untuk mendapatkan hasil usaha yang maksimal, peternak haruslah mampu untuk menekan biaya pakan, semisal adalah dengan mencari sumber pakan alternatif. Salah satunya adalah ampas kelapa.


Di kota Tembilahan, meski tidak diperoleh secara gratis, ketersedian ampas kelapa cukup mudah untuk didapatkan. Ampas kelapa dapat diperoleh dari usaha pengolahan santan kelapa. Limbah usaha ini bisa diperoleh tentunya dengan harga yang relatif murah. Namun agar dapat dimanfaatkan, ampas kelapa haruslah diproses terlebih dahulu. Yakni dengan cara melakukan permentasi.

Beberapa riset menunjukan bahwa hasil permentasi mampu meningkatkan kadar protein ampas kelapa dari 11,35% menjadi 26,09% atau sebesar 130% dan penurunan kadar lemak sebesar 11,39%. Kecernaan bahan kering dan bahan organik meningkat masing-masing dari 78,99% dan 98,19% menjadi 95,1% dan 98,82%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pakan yang dihasilkan cukup aman untuk ternak. Penggunaan dalam ransum bisa mencapai 20% dari jumlah total bahan ransum pakan ternak.

Berikut proses permentasi:
Ampas kelapa ditambah air, diaduk dan dikukus. Setelah didinginkan hingga mencapai suhu ± 70°C diaduk bersama campuran mineral, ditambahkan spora Aspergillus nigerdan dan diaduk kembali sampai merata. Adonan kemudian dimasukkan ke dalam plastik dan difermentasi secara aerob dan anaerob. Ampas hasil fermentasi kemudian dikeringkan dan dikemas dalam wadah plastik.

-          ampas kelapa (1 kg) dikeringkan
-          dihaluskan + 800 ML air
-          kukus 30 menit
-          dinginkan di atas plastik formika
-          mineral (36 g (NH4)2SO4 + 20 g Urea + 7,5 g NaH2PO4 +2,5 g MgSO4 + 0,75 g KCl) + 8 g spora Aspergillus niger
-          aduk sampai dengan homogeny
-          tempatkan pada baki plastik dengan ketebalan 1 cm
-          fermentasi secara aerob pada suhu kamar 2 hari
-          proses enzimatis dengan dibungkus dengan plastik, padatkan tanpa udara
-          inkubasi suhu ruang 2 hari
-          dikeringkan, digiling dan disimpan.


Permentasi dapat juga dilakukan dengan bahan-bahan sederhana:
Tata cara dan bahan sama seperti diatas hanya saja kita hanya bahan fermentasinya saja yang bisa kita mudah didapat, yaitu
o    Urea
o    Em4 hewan
o    Ragi tape

o    Rumen sapi

disadur dari berbagai sumber

Comments